About Us

Makan Khas di Indonesia, Ketika Anda makan di Indonesia, Anda menikmati esensi negara. Kelimpahan beras mencerminkan khas Indonesia yang subur, rempah-rempah mengingatkan masa perdagangan dan invasi, dan cabai yang berapi-api menggemakan semangat rakyat.

Masakan Indonesia benar-benar satu pertukaran makanan besar. Cina, Portugis, penjajah, dan pedagang semuanya memengaruhi bahan-bahan yang disajikan di meja Indonesia, dan masakannya semakin lama semakin dibentuk oleh lanskap, masyarakat, dan budaya nusantara yang beragam.

Indonesia memiliki banyak pilihan tempat makan. Biasanya, Anda hanya perlu memesan terlebih dahulu di tempat-tempat mewah di kota-kota besar atau tujuan wisata.

Makan Khas yang ada di Indonesia

  • Restoran Ditemukan di kota-kota dan tujuan wisata
  • Rumah makan Secara harfiah ‘rumah makan’ dan kurang formal dibandingkan resep restoran.
  • Warung terbuka sederhana yang sering menghidangkana makanan dengan menu tertentu.
  • Pedagang kaki lima Pilihan penduduk setempat untuk hidangan dasar mie dan sup.
  • Pasar untuk mencari buah segar.

Spesialisasi Makanan di Indonesia

Masakan Indonesia tidak rumit, dan bahan-bahannya mempertahankan cita rasa yang khas. Ketumbar, jinten, cabai, serai, kelapa, kecap, dan gula aren adalah perasa yang penting; sambal, pasta cabai pedas asal Jawa, adalah bumbu penting.

Ikan adalah favorit dan restoran makanan laut sering kali memiliki standar yang baik. Orang Indonesia secara tradisional makan dengan jari mereka, sehingga membuat nasi menjadi lengket. Sate (daging ditusuk), nasi goreng (nasi goreng) dan gado gado (sayuran dengan saus kacang) adalah beberapa hidangan Indonesia yang paling terkenal.

Jajanan dijual di mana-mana – ada ribuan jenis jajanan manis dan gurih yang terbuat dari apa saja: kacang tanah, kelapa, pisang, ubi jalar, dan banyak lagi.

Makan sehari-hari di Indonesia bisa menantang lidah Anda. Berikut adalah beberapa favorit.

  • Di Nusa Tenggara Timor (khususnya Alor dan Flores) ada hidangan gurih, pedas, berminyak, dan sedikit pedas yang disebut ikan kuah assam (sup ikan asam). Ini benar-benar sensasional. Ini pada dasarnya adalah steak ikan atau setengah ikan (tulang sering disertakan) dikukus dan berenang dalam kaldu asam pedas. Sederhana, meneguhkan hidup, membangkitkan kebahagiaan, dan dapat dengan mudah menjadi hidangan favorit Anda dalam perjalanan.
  • Durian memiliki masalah citra yang serius. Kulit runcing buah ini terlihat seperti alat penyiksaan Inkuisisi Spanyol, dan membukanya melepaskan kekuatan bau buah. Kebanyakan orang membentuk gairah seumur hidup – atau keengganan – pada rasa pertama mereka dari buah puding belerang ini.
    Masakan khas Bali sudah tersedia; cari warung iklan siobak (kepala babi cincang, perut, lidah dan kulit dimasak dengan bumbu).
  • Untuk jus alpukat, ambil alpukat, campur dengan es dan susu kental (atau sirup cokelat) dan sajikan. Orang Indonesia tidak menganggap ini aneh, karena alpukat hanyalah buah manis lainnya.

Variasi Regional

Sama seperti sambal, cita rasa Indonesia hadir dalam berbagai bentuk.

Jawa

Masakan Betawi (penduduk asli wilayah Jakarta) terkenal dengan kekayaannya. Gado gado adalah makanan asli Betawi, seperti halnya ketoprak (mie, tauge dan tahu dengan kecap dan saus kacang; dinamai menurut gaya musiknya, karena menyerupai suara bahan yang dicincang). Soto Betawi (sup daging sapi) dibuat dengan santan kental. Ada juga nasi uduk (nasi yang dimasak dengan santan, disajikan dengan daging, tahu dan/atau sayuran).

Di Jawa Barat, orang Sunda menyukai sayuran hijau. Makanan khas mereka antara lain karedok (salad kacang panjang, taoge dan mentimun dengan saus pedas), soto Bandung (sup daging dan sayur dengan serai) dan ketupat tahu (nasi, tauge, dan tahu dengan kecap dan saus kacang). Makanan khas Sunda yang manis antara lain colenak (singkong panggang dengan saus kelapa) dan ulen (nasi ketan panggang dengan saus kacang); keduanya paling enak dimakan hangat. Perbukitan Bandung yang lebih sejuk adalah tempat untuk bandrek (teh jahe dengan kelapa dan merica) dan bajigur (kopi berbumbu dengan santan).

Makanan Jawa Tengah manis, termasuk kari seperti gudeg (kari nangka). Makanan khas Yogyakarta termasuk ayam goreng (ayam goreng) dan kelepon (bola tepung beras hijau dengan isian gula aren). Di Solo, makanan khasnya antara lain nasi liwet (nasi dengan santan, pepaya mentah, bawang putih dan bawang merah, disajikan dengan ayam atau telur) dan serabi (panekuk santan dengan topping cokelat, pisang, atau nangka).

Ada banyak persilangan antara masakan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ikan sangat populer, terutama pecel lele (ikan lele goreng yang disajikan dengan nasi dan pecel). Pecel terbaik berasal dari kota Madiun.

Dua masakan Madura yang sangat populer adalah soto Madura (sup daging sapi dengan jeruk nipis, merica, kacang tanah, cabai dan jahe) dan sate Madura (daging ditusuk dengan kecap manis).

Bali

Makanan khas Bali mudah ditemukan, karena warung yang ramah pengunjung menawarkan hidangan Bali berkualitas tinggi, dengan beberapa pilihan kepedasan. Banyak restoran menawarkan hidangan Bali yang sangat populer, babi guling (babi panggang yang diisi dengan cabai, kunyit, bawang putih, dan jahe) dalam pemberitahuan sehari, tetapi perhatikan banyak warung yang mengkhususkan diri di dalamnya. Cari kepala babi yang digambar di papan nama atau yang asli di etalase. Juga populer adalah bebek betutu (bebek diisi dengan bumbu, dibungkus daun pisang dan sabut kelapa, dan dimasak dalam bara).

Sate lokal, sate lilit, dibuat dengan daging cincang yang dibumbui dan ditusukkan ke tusuk sate. Carilah hidangan pedas seperti lawar (salad kelapa cincang, bawang putih dan cabai dengan daging babi atau ayam dan darah).

Sumatra

Di Sumatera Barat, daging sapi digunakan dalam rendang (kari daging sapi kelapa). Daerah ini adalah rumah dari makanan Padang pedas, salah satu masakan Indonesia yang paling terkenal. Pasar di Bukittinggi adalah tempat yang tepat untuk mencicipi nasi Kapau (masakan dari desa Kapau) – mirip dengan makanan Padang tetapi menggunakan lebih banyak sayuran. Ada juga bubur kampiun (bubur kacang hijau dengan pisang dan yoghurt beras).

Di Sumatera Utara, orang Aceh menyukai kare atau gulai (kari). Orang Batak memiliki selera untuk babi dan, pada tingkat lebih rendah, anjing. Fitur babi dalam babi panggang (babi direbus dalam cuka dan darah babi, lalu dipanggang).

Ibukota kuliner Sumatera Selatan adalah Palembang, terkenal dengan pempek (ikan goreng dan pangsit sagu; juga disebut empek-empek). Sumatera Selatan juga merupakan rumah bagi pindang (sup ikan pedas dengan kedelai dan asam) dan ikan brengkes (ikan dalam saus pedas berbasis durian). Manis Palembang adalah srikaya (custard hijau terbuat dari ketan, gula, santan dan telur).